NISFULAIL Persembahkan Single Perdana "Patah Dalam Genggaman" - negerimusik.com

Breaking

Rabu, 23 Oktober 2019

NISFULAIL Persembahkan Single Perdana "Patah Dalam Genggaman"

Nisfulail Dwi Puspita (Nisfulail), gadis kelahiran Malang, 9 Februari 1992 silam ini menunggu 6 tahun untuk akhirnya merilis lagu ciptaannya sendiri.

Nisfulail [Profile], 2019

Setelah melalui berbagai ajang kompetisi, kolaborasi, konser, hingga proses-proses di dapur rekaman akhirnya "Patah dalam Genggaman" ini dirilis. Keberanian ini tentu memiliki makna tersendiri untuk Nisfulail sebagai seorang penyanyi. Pembuktian diri setelah meraih banyak prestasi di level lokal maupun Internasional dengan karya ciptaan sendiri merupakan salah satu langkah penting.

Pencetus sekolah vokal “Pitch Vokalwork” ini mencoba menceritakan sebuah proses perjalanan yang sudah dialami selama ini.

“Proses pendewasaan diri dimana usaha-usaha dalam kehidupan yang dilakukan terkadang tidak tersampaikan dan diabaikan. Hingga akhirnya tersadar bahwa menjadi diri sendiri adalah pilihan terbaik, menjadi yang terbaik untuk diri sendiri dan melanjutkan semuanya lagi.” tutur Nisfulail.

Komposisi instrument piano dan string section sangat intim menemani vokal Nisfulail yang powerful saat melantunkan lirik-lirik yang reflektif, sederhana namun cukup mewakili cerita panjang dibalik lagu ini.

Disisi lain, Nisfulail yang juga kerap berproses di balik layar sebagai vocal director akan kembali tampil sebagai penyanyi di single ini. Lagu ciptaan Nisfulail sendiri ini direkam di Jogja Audio School (JAS) Yogyakarta dengan bantuan Noerman Rizky (Up Music Production) untuk aransemen di string dan Christabel Annora sebagai pengisi di piano.

Patah dalam Genggaman telah dirilis melalui Youtube di kanal pribadi Nisfulail bernama Nisfulail Official pada tanggal 19 Agustus 2019.


[youtube] Nisfulail

---------------------------------------------
"Nisfulail mencoba menceritakan 
sebuah proses perjalanan yang sudah dialami selama ini",

Patah Dalam Genggaman
---------------------------------------------

[pr] Fahmira Afi
[editor] Fajar Sandy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar