Dipaaa Rilis Single Baru, Potret Cinta yang Pasrah dan Menyakiti Diri Sendiri - negerimusik.com

Breaking

23/01/2026

Dipaaa Rilis Single Baru, Potret Cinta yang Pasrah dan Menyakiti Diri Sendiri

 


Jakarta, 23 Januari 2026Dipaaa membuka tahun 2026 dengan merilis single terbarunya pada 23 Januari, sebuah lagu yang merekam fase pasrah dalam cinta—saat seseorang memilih bertahan meski sadar bahwa rasa itu perlahan menyakitkan dirinya sendiri.

Lagu ini bercerita tentang keterikatan yang tumbuh dari kedekatan, berubah menjadi candu, lalu berujung pada penerimaan. Bukan tentang melawan atau pergi, melainkan tentang tetap tinggal—meski tahu diri bisa remuk. Dipaaa menuliskan lirik-liriknya dengan bahasa yang sederhana dan intim, menghadirkan kejujuran sunyi tanpa menghakimi perasaan itu sendiri.

Secara emosional, lagu ini menggambarkan perjalanan dari kedekatan fisik menuju keterikatan emosional yang semakin menyesakkan. Apa yang awalnya terasa nyata dan hangat, perlahan berubah menjadi cinta yang menyakitkan, namun tetap dipilih untuk dijalani.

Dari sisi musikal, single ini dibangun dengan nuansa dreamy, lambat, dan melankolis. Terinspirasi oleh atmosfer musik band seperti Cigarettes After Sex, Dipaaa mengusung aransemen minimal dengan vokal yang dibawakan pelan. Hasilnya, lagu ini terasa seperti bisikan—dekat, personal, dan menghantui.

Beberapa potongan lirik yang menegaskan rasa pasrah tersebut antara lain:

“Di mana kamu aku di situ
kau bius diriku, sekarang aku menjadi halu”

dan

“katakan cintamu
walau bohong pun aku mau
biar remuk aku
asal malam ini kau di situ”

Melalui lagu ini, Dipaaa ingin menyampaikan bahwa tidak semua cinta harus dimenangkan. Ada cinta yang cukup dirasakan—meski sakit, meski sementara.

Single terbaru Dipaaa ini resmi dirilis pada 23 Januari 2026 dan sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital.


Credits
Performed by: Dipaaa
Written by: Dipa Reynardi Putra
Produced by: Dipa Reynardi Putra
Mixed & Mastered by: Dipa Reynardi Putra
Recorded at: @kamardiparecords
Song Distribution: SoundOn

Tentang Dipaaa

Setelah merilis lima lagu penutup sepanjang 2025, Dipaaa membuka tahun 2026 dengan karya baru yang masih bergerak dalam semesta malam yang sunyi. Jika MALAM PANJANG berbicara tentang kehangatan dan keterikatan, single terbarunya ini hadir sebagai kelanjutannya—dengan rasa yang lebih gelap, lebih dalam, dan lebih menyakitkan.

Masih dibangun dengan pendekatan yang intim dan atmosferik, karya ini menyoroti sisi cinta yang tak lagi menenangkan, melainkan menggerogoti perlahan. Sebuah potret tentang bertahan terlalu lama, tentang perasaan yang dibiarkan tumbuh meski tahu akhirnya akan melukai. Lagu ini menjadi bab baru dalam perjalanan musik Dipaaa: lebih jujur, lebih rapuh, dan semakin personal.

Instagram: @kamardiparecords | @dipareynardi____


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Negerimusik