Beberapa potongan lirik yang menegaskan rasa pasrah tersebut antara lain:
“Di mana kamu aku di situkau bius diriku, sekarang aku menjadi halu”
dan
“katakan cintamuwalau bohong pun aku maubiar remuk akuasal malam ini kau di situ”
Credits
Performed by: Dipaaa
Written by: Dipa Reynardi Putra
Produced by: Dipa Reynardi Putra
Mixed & Mastered by: Dipa Reynardi Putra
Recorded at: @kamardiparecords
Song Distribution: SoundOn
Tentang Dipaaa
Setelah merilis lima lagu penutup sepanjang 2025, Dipaaa membuka tahun 2026 dengan karya baru yang masih bergerak dalam semesta malam yang sunyi. Jika “MALAM PANJANG” berbicara tentang kehangatan dan keterikatan, single terbarunya ini hadir sebagai kelanjutannya—dengan rasa yang lebih gelap, lebih dalam, dan lebih menyakitkan.
Masih dibangun dengan pendekatan yang intim dan atmosferik, karya ini menyoroti sisi cinta yang tak lagi menenangkan, melainkan menggerogoti perlahan. Sebuah potret tentang bertahan terlalu lama, tentang perasaan yang dibiarkan tumbuh meski tahu akhirnya akan melukai. Lagu ini menjadi bab baru dalam perjalanan musik Dipaaa: lebih jujur, lebih rapuh, dan semakin personal.
Instagram: @kamardiparecords | @dipareynardi____
Tidak ada komentar:
Posting Komentar