Ruang ini hadir sebagai experience hub sekaligus titik temu—bukan cuma buat lihat, tapi buat ngerasain langsung bagaimana teknologi terintegrasi bekerja dalam konteks nyata. Q-SYS Experience Center jadi fasilitas pertama di Indonesia yang membuka akses hands-on untuk para profesional dalam memahami ekosistem platform Q-SYS secara lebih dekat.
Peresmiannya berbarengan dengan Solution Day: Automation, Control and Integration, sebuah showcase yang ngebawa berbagai kemungkinan baru di ranah automation, control, dan system integration. Lewat sesi demo langsung, pengunjung bisa melihat implementasi Q-SYS dalam berbagai skenario—mulai dari ruang meeting hybrid yang seamless, sistem audio profesional, sampai integrasi kontrol audio, visual, dan lighting yang fleksibel dalam satu sistem.
Dalam sesi konferensi pers, Business Development Manager Indonesia dari Q-SYS, Aldila Lukman, menyebutkan bahwa Experience Center ini dirancang sebagai ruang interaktif yang membuka peluang eksplorasi lebih luas—baik untuk integrator, pelaku industri, hingga komunitas kreatif.
“Bukan sekadar showcase, tapi juga ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan transformasi digital hari ini—dari korporasi sampai hospitality dan fasilitas publik,” ujarnya.
Dari sisi audio, perwakilan Shure menekankan pentingnya pemilihan perangkat yang kontekstual. Untuk ruang kecil, seri MXA901 dan MXA902 jadi opsi ringkas yang efisien. Sementara untuk ruang menengah hingga besar, MXA920 dan MXA901 dirancang untuk deliver performa yang lebih maksimal dengan coverage yang lebih luas.
Buat CSA Indonesia sendiri, kehadiran Experience Center ini jadi bagian dari langkah jangka panjang—membangun ekosistem teknologi yang scalable, adaptif, dan nyambung dengan kebutuhan industri hari ini. Sebagai salah satu system integrator di bidang Audio, Visual, Lighting (AVL), dan automation, CSA terus memperluas perannya, dari sekadar vendor jadi partner strategis dalam merancang ruang digital modern.
Track record mereka juga bukan main-main. Salah satu implementasi terbaru bisa dilihat di Nusantara Meeting Room, Danantara Indonesia (Sovereign Wealth Fund), di mana CSA menghadirkan solusi berbasis AV-over-IP yang dipadukan dengan AI auto-tracking camera. Hasilnya: pengalaman meeting hybrid yang lebih natural, responsif, dan setara—baik untuk peserta onsite maupun remote.
Di sektor hospitality, CSA juga terlibat dalam berbagai proyek berstandar internasional lewat kolaborasi dengan jaringan seperti Marriott International, IHG Group (Holiday Inn & Indigo), hingga Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon dan Ascott International. Fokusnya bukan cuma stabilitas teknis, tapi juga bagaimana teknologi bisa meningkatkan pengalaman tamu sesuai standar global.
Lewat kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai principal internasional—termasuk Q-SYS—CSA memastikan setiap solusi yang mereka bangun punya standar performa tinggi, reliabilitas jangka panjang, dan kesiapan untuk integrasi ke ekosistem digital masa depan.
Dengan pendekatan berbasis desain, pengalaman lintas industri, dan konsistensi di proyek-proyek high profile, CSA Indonesia terus mendorong transformasi ruang—dari workspace modern, hospitality kelas dunia, sampai fasilitas publik yang makin terkoneksi.
Peluncuran Q-SYS Experience Center di Melodia Experience Center ini jadi penanda penting: Indonesia bukan cuma pasar, tapi juga mulai diposisikan sebagai salah satu hub inovasi teknologi multimedia terintegrasi di kawasan Asia.
Acara ini juga dihadiri oleh Franky Cahyadi, Tim Wowor, serta Victor Lucas, yang turut memperkuat kolaborasi lintas pemain di ekosistem ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar