Unit melodic punk rock senior asal Jakarta, KURO!, resmi kembali dengan merilis album penuh bertajuk “KURO!” pada 19 Maret 2026. Dirilis melalui Good & Bad Records dalam format digital, album ini menjadi jawaban atas penantian panjang para penikmat musik cepat yang tumbuh di era skatepunk dan melodic hardcore.
Terbentuk sejak 1998, KURO! bukan nama baru di skena independen Indonesia. Band ini dikenal konsisten mengusung melodic punk dengan pengaruh internasional yang kuat, namun tetap memiliki perspektif lokal yang khas.
Berawal dari pertemanan Teddy dan Isan, KURO! kemudian berkembang bersama formasi awal yang juga melibatkan Rendy dan Jimy. Nama “KURO!” sendiri lahir dari sapaan spontan yang akrab di tongkrongan anak muda Jakarta, dengan tambahan tanda seru sebagai pembeda dari band punk legendaris Jepang dengan nama serupa.
Sepanjang perjalanannya, KURO! telah merilis tiga album:
Forever Friends (2001) – Pinball Records
Ever Before (2004) – Simpleton Melodies Records / Deathkill Records
Find Your Way (2012) – Hit N Run Records (kemudian dirilis ulang di Jepang oleh Bells On Records)
Setelah periode yang lebih tenang, KURO! sempat merilis single “Kembali” pada 2022, sebelum akhirnya kembali dengan album terbaru ini.
Diproduseri langsung oleh Teddy dengan dukungan Eldian Syukra sebagai Executive Producer, album “KURO!” berisi 10 track yang tetap mempertahankan DNA khas mereka: harmoni vokal yang catchy, riff gitar agresif, serta tempo cepat yang menjadi ciri melodic punk.
Namun di balik energi yang familiar, terdapat pendekatan yang terasa lebih dewasa. Tema yang diangkat dalam album ini banyak berbicara tentang fase kehidupan—dari refleksi waktu, ego, hingga relasi antar manusia.
“Semua lagu dibikin sesuai mood. Kalau digarisbawahi, kebanyakan kayak fase-fase hidup manusia,” jelas Teddy.
Beberapa highlight dalam album ini antara lain:
“Siklus” – refleksi tentang waktu yang terus berjalan dan manusia yang kerap lupa diri
“Bok-Nam” – tentang ketidakpastian hidup dan usaha untuk tetap melangkah
“Ego” – cerita tentang pertemanan yang renggang karena ego masing-masing
Selain materi orisinal, album ini juga memuat satu lagu cover, “I’ve Been Waiting For You”, yang dipopulerkan oleh boyband Amerika Guys Next Door di era 90-an.
Dalam pengerjaan album ini, KURO! hadir dengan formasi:
Teddy – vokal, gitar
Ridwan – gitar
Adit – bass, vokal
Untuk posisi drum, KURO! menggandeng beberapa musisi tamu seperti Ronald Idris (Speak Up) dan Helmy Giant (Rejected Kids, FastCrash). Selain itu, sejumlah nama lain juga turut terlibat dalam proses produksi untuk memperkaya warna musik di album ini.
“Kami mengajak mereka untuk memperkaya khasanah musik yang akan kami sajikan di album baru ini,” ujar Teddy.
Proses rekaman dilakukan di beberapa studio berbeda, termasuk Plug Home Studio (drum), Jogja Studio (vokal), dan Ibil Chamber Studio (gitar & bass). Sementara proses mixing dan mastering ditangani oleh Praditya Eka Putra di Invasion Studio.
Seluruh lagu dan lirik dalam album ini ditulis oleh Teddy, kecuali “I’ve Been Waiting For You” yang merupakan karya dari Guys Next Door.
Kembalinya KURO! lewat album “KURO!” bukan sekadar nostalgia bagi pendengar lama. Album ini menjadi penegasan bahwa energi mereka masih menyala—bahkan setelah lebih dari dua dekade berkarya.
Dengan pendekatan yang lebih matang tanpa meninggalkan identitas awal, KURO! membuktikan bahwa melodic punk tetap punya tempat di lanskap musik hari ini.
Album “KURO!” kini sudah tersedia di seluruh platform digital streaming.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar