Porosatas Ajak Yuke Sampurna Buka Babak Baru Lewat "No Love! (Alternate Version)" - negerimusik.com

Breaking

16/07/2026

Porosatas Ajak Yuke Sampurna Buka Babak Baru Lewat "No Love! (Alternate Version)"

 

Porosatas Ajak Yuke Sampurna Buka Babak Baru Lewat "No Love! (Alternate Version)"


Tidak semua lagu lama harus dibiarkan menjadi arsip. Bagi Porosatas, beberapa karya justru menyimpan kemungkinan baru ketika dipertemukan dengan orang yang tepat. Keyakinan itulah yang melahirkan "No Love! (Alternate Version)", versi baru dari salah satu lagu di album debut Zonked and Zany (2024), yang kini hadir dengan sentuhan Yuke Sampurna, bassist yang dikenal lewat Dewa 19 dan BandSAT!.

Dirilis sebagai lebih dari sekadar versi alternatif, "No Love! (Alternate Version)" menjadi penanda fase baru bagi band pop-alternatif asal Jakarta tersebut. Lagu yang sebelumnya telah memperlihatkan kecenderungan Porosatas bermain di wilayah pop dengan groove yang kuat kini berkembang menjadi eksplorasi yang lebih berani, membuka kemungkinan musikal yang lebih luas dibanding identitas mereka sebelumnya.

Dipilih dari seluruh materi dalam Zonked and Zany, "No Love!" dianggap sebagai lagu yang paling tepat untuk mengalami transformasi. Ditulis oleh Dony Brasco, Fauzan Wazza, dan Otto Pambudi, lagu ini mengangkat tema yang terasa akrab bagi banyak orang: pertemanan yang perlahan memudar seiring perubahan fase kehidupan.

Alih-alih bercerita tentang konflik besar atau perpisahan yang dramatis, "No Love!" merekam momen ketika hubungan perlahan merenggang karena masing-masing orang mulai menempuh jalannya sendiri. Ada rasa ingin mempertahankan kedekatan, tetapi waktu dan kehidupan ternyata bergerak lebih cepat daripada yang bisa dikendalikan. Tema tersebut menjadikan lagu ini terasa reflektif, namun tetap relevan dengan pengalaman banyak pendengar.

Menariknya, narasi yang melankolis itu justru dibalut dengan aransemen yang cerah dan penuh energi. Sejak versi orisinalnya, Porosatas memang tidak memilih jalur pop balada. Mereka lebih tertarik membangun kontras antara lirik yang kontemplatif dengan groove yang membuat tubuh tetap ingin bergerak.

Secara musikal, DNA "No Love!" lahir dari beragam referensi. Warna pop modern ala The 1975 berpadu dengan sentuhan jazz dari Tania Maria, sementara permainan trumpet yang terinspirasi Miles Davis memberi tekstur yang membuat lagu ini terdengar lebih kaya dibanding format pop alternatif pada umumnya. Yang membuatnya semakin menarik, lagu ini juga menjadi karya pertama Porosatas yang tercipta secara organik melalui sesi jam bersama. Berawal dari sebuah riff gitar sederhana, komposisinya berkembang menjadi lagu utuh dalam waktu yang relatif singkat.

Porosatas Ajak Yuke Sampurna Buka Babak Baru Lewat "No Love! (Alternate Version)"

Babak baru lagu ini dimulai pada November 2025 ketika Porosatas tampil di showcase Cari Wangsit. Di sanalah mereka bertemu Yuke Sampurna, yang secara spontan menyampaikan ketertarikannya untuk terlibat dalam proyek musik mereka. Dari percakapan sederhana tersebut, kolaborasi berkembang menjadi sesi latihan, diskusi kreatif, hingga akhirnya mengarah pada keputusan untuk menggarap ulang beberapa materi lama.

"No Love!" akhirnya menjadi pilihan utama karena dianggap memiliki karakter yang paling dekat dengan gaya bermain Yuke.

"No Love! terasa sebagai lagu yang paling cocok karena secara musikal memang berada di habitat alami seorang Yuke Sampurna," ujar Dony Brasco.


Jika versi original menampilkan permainan bass Thomas Ramdhan (GIGI) yang memperkuat karakter pop-alternatif lagu ini, maka versi terbaru membawa perubahan yang cukup signifikan. Kehadiran Yuke menghadirkan permainan slap bass yang jauh lebih eksploratif, mendorong lagu ke wilayah funk dan acid jazz tanpa kehilangan identitas melodinya.

Transformasi tersebut bukan sekadar pergantian pemain bass. Dinamika lagu terasa lebih hidup, groove menjadi lebih dominan, sementara ruang improvisasi terdengar lebih leluasa. Pendekatan ini membuat "No Love! (Alternate Version)" bukan hanya terdengar berbeda, tetapi juga menawarkan pengalaman mendengarkan yang benar-benar baru, bahkan bagi mereka yang sudah akrab dengan versi album.

Dari sisi produksi, perubahan tersebut juga terasa jelas. Versi orisinal diproduseri oleh seluruh personel Porosatas dengan Dhani Widjanarko sebagai Executive Producer, sementara proses mixing dan mastering ditangani Nico Veriyandi. Untuk versi terbaru, Yuke Sampurna ikut mengambil peran sebagai produser, sedangkan proses remaster dipercayakan kepada Wawan TMG. Hasilnya adalah karakter suara yang lebih tebal, lebih agresif, namun tetap menjaga keseimbangan antara instrumen dan vokal.

Perubahan sonik itu sekaligus menjadi sinyal bahwa Porosatas tidak ingin berhenti di satu formula. Mereka memanfaatkan kolaborasi ini sebagai ruang eksplorasi untuk mencari kemungkinan-kemungkinan baru dalam bermusik. Bagi band yang masih berada di awal perjalanan, keberanian membuka diri terhadap perspektif musisi lintas generasi menjadi langkah yang menarik untuk diikuti.

Sebagai bagian dari kampanye perilisan, Porosatas juga menghadirkan video musik terbaru yang diproduksi oleh WSB Production. Visualnya menampilkan wajah baru band dengan pendekatan yang lebih matang, sejalan dengan evolusi musikal yang mereka tawarkan melalui lagu ini.

Music video "No Love! (Alternate Version)" tayang perdana pada 15 Juli 2026 bertepatan dengan acara Listening Party & Showcase di Gasskiw, Kemang, Jakarta Selatan. Sementara versi audionya resmi tersedia di seluruh layanan streaming digital mulai 17 Juli 2026.

Melalui "No Love! (Alternate Version)", Porosatas membuktikan bahwa sebuah lagu tidak selalu selesai ketika pertama kali dirilis. Dengan sentuhan Yuke Sampurna, mereka berhasil menghadirkan interpretasi baru yang terasa segar sekaligus membuka arah musikal yang lebih luas untuk karya-karya berikutnya. Jika rilisan ini menjadi gambaran perjalanan Porosatas ke depan, maka band asal Jakarta tersebut tampaknya sedang bersiap melangkah jauh melampaui batasan pop-alternatif yang selama ini melekat pada nama mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALBUM

SINGLE

OPINI

Autoclose dalam 5s
Info Negerimusik