| Void Grip Tangkap Kegelisahan Eksistensi Lewat Single Baru “Alive” |
Kolektif lintas generasi asal Padang, Sumatera Barat, Void Grip kembali memperkenalkan karya terbaru mereka bertajuk “Alive” pada 14 Mei 2026. Menyusul debut mereka di tahun 2025, single ini menandai perubahan sonik yang terasa lebih kasar, ritmik, dan masif dibanding rilisan sebelumnya.
Jika karya terdahulu banyak bermain di wilayah atmosferik, “Alive” justru membawa pendengarnya masuk ke ruang yang lebih tebal, gelap, dan bernuansa industrial. Void Grip mulai meninggalkan tekstur ethereal yang dominan dan menggantinya dengan pendekatan mekanis melalui tuning rendah yang repetitif serta lapisan distorsi yang padat.
Lini depan tiga gitar yang digawangi Farid Yoelhian, Adan Est, dan Wira Rizki membangun dinding suara yang menyesakkan namun tetap dinamis. Pendekatan tersebut terasa seperti penghormatan terhadap energi heavy-gaze modern, tanpa meninggalkan identitas musikal mereka yang berakar dari Sumatera Barat.
Secara lirik dan nuansa, “Alive” menjadi eksplorasi tentang gesekan fisik dan mental. Lagu ini berbicara mengenai sensasi merasakan segala sesuatu secara berlebihan—mulai dari getaran kota, beratnya udara, hingga korupsi internal yang memaksa seseorang tetap terjaga di tengah tekanan hidup.
Karakter vokal Fikri Suljic menghadirkan keseimbangan antara sisi melodi yang rapuh dan ketegasan yang lelah. Nuansa tersebut diperkuat oleh ledakan vokal distorsif milik Adan Est yang memberi lapisan agresif pada keseluruhan atmosfer lagu.
“Lagu ini bercerita tentang klaustrofobia saat kita tersadar akan keberadaan diri kita sendiri,” jelas Void Grip. “Ini adalah suara dari sesuatu yang sedang runtuh, dan energi dingin yang muncul dari keruntuhan tersebut. Kami ingin musik ini terasa seperti getaran yang merambat melalui lantai.”
Melalui “Alive”, Void Grip juga kembali menunjukkan kuatnya chemistry dalam skena musik Padang yang beragam. Mereka mencoba meleburkan fondasi teknis dari akar scene mereka dengan rasa ingin tahu eksperimental dari para personel mudanya. Hasilnya, Void Grip perlahan bergerak melampaui batas alternative metal menuju wilayah musikal yang lebih berat dan sulit ditebak.
Void Grip diperkuat oleh Fikri Suljic (vokal), Farid Yoelhian (lead guitar), Adan Est (rhythm guitar/distorted vocals), Wira Rizki (rhythm guitar/backing vocals), Yoga Utama (bass), dan Rafif Ashraf (drums).
Single “Alive” kini sudah tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 14 Mei 2026.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar