Dimas Desperado Rilis “Ketika Kita Selagu”, Lagu Tentang Cara Elegan Melepas Seseorang - negerimusik.com

Breaking

13/05/2026

Dimas Desperado Rilis “Ketika Kita Selagu”, Lagu Tentang Cara Elegan Melepas Seseorang

 



Penyanyi asal Pasuruan, Dimas Desperado, resmi merilis single terbaru berjudul “Ketika Kita Selagu” di berbagai platform digital pada 11 Mei 2026. Bersamaan dengan perilisan lagunya, Dimas juga menghadirkan video lirik yang digarap menggunakan teknologi AI Sync 3. Lagu ini menjadi bagian pertama dari trilogi rilisan yang akan saling berkesinambungan secara cerita.

Musisi kelahiran Pasuruan, 6 September 1996, yang mengaku sangat mengidolakan Freddie Mercury ini kembali membawa warna folk emosional dengan sentuhan gitar akustik dan biola melankolis. Melalui “Ketika Kita Selagu”, Dimas mencoba menyampaikan rasa rindu yang mendalam lewat aransemen pop yang tetap terasa chill tanpa harus jatuh menjadi lagu yang terlalu slow atau mellow.

Lagu ini juga menjadi ajakan untuk berhenti mengejar cinta satu arah. Berbeda dari beberapa karya sebelumnya, “Ketika Kita Selagu” tidak berbicara tentang penyesalan terhadap masa lalu, melainkan tentang menerima kenyataan bahwa tidak semua pertemuan harus berakhir menjadi jodoh. Ada hubungan yang hadir hanya untuk saling belajar mengikhlaskan.

Dimas menggambarkan lagu ini sebagai bentuk closure yang elegan—mengakhiri hubungan yang sudah kehilangan arah tanpa harus saling menyakiti atau membuang waktu lebih lama.

Dengan lirik yang sederhana namun dipenuhi bahasa satir, Dimas juga menyisipkan beberapa nama musisi di dalam bait-bait lagunya. Nama seperti “AXL” dari Guns N' Roses, “KAKA” dari Slank, hingga John Lennon dari The Beatles menjadi simbol kesamaan yang mempertemukan pasangan dalam cerita lagu ini. Namun, meski memiliki banyak kesamaan, hubungan tersebut akhirnya kandas karena hanya satu pihak yang terus berjuang.

“Aku pinginnya sih lagu ini bisa menginspirasi banyak orang buat stop jatuh cinta sendirian. Kamu itu berharga dan lebih pantas mendapatkan seseorang yang juga ingin sama kamu,” ungkap Dimas Desperado.

Secara musikal, lagu ini dibalut aransemen folk dan pop dengan nuansa getir, dipadukan permainan gitar akustik bernapas musik era 60-an yang dikemas lebih modern. Karakter vokal flamboyan khas Dimas Desperado turut memberi identitas kuat pada lagu ini. Nuansa senja yang dibangun sejak awal membuat “Ketika Kita Selagu” terasa seperti ucapan perpisahan yang hangat namun pahit.

Dalam proses produksinya, Dimas mencoba keluar dari zona nyaman. Jika pada rilisan sebelumnya ia banyak dibantu oleh tim internalnya sendiri, kali ini Dimas bekerja secara online bersama produser asal Sumatera Barat, Bayu Aurora, yang mengerjakan produksi musik sekaligus proses mixing dan mastering. Sementara rekaman vokal dilakukan di studio milik Dimas sendiri, 69 Studio di Pasuruan.

Tidak hanya dari sisi audio, perilisan lagu ini juga diperkuat lewat konsep visual yang berbeda dari video lirik pada umumnya. Untuk pertama kalinya, Dimas Desperado menggarap video lirik menggunakan teknologi AI Sync 3. Lewat pendekatan tersebut, penonton tidak hanya disuguhkan lirik dan visual biasa, tetapi pengalaman yang terasa seperti menonton film pendek dengan alur cerita yang mengikuti isi lagu.

Perilisan “Ketika Kita Selagu” menjadi langkah baru bagi perjalanan Dimas Desperado di industri musik Indonesia, khususnya di kota asalnya, Pasuruan. Melalui single ini, Dimas berharap lagunya dapat memberi keberanian bagi mereka yang masih bertahan dalam cinta sepihak untuk akhirnya berani melepas seseorang yang memang sudah habis masanya bersama mereka.




“Setiap orang akan selalu ada masa dan punya kesan tersendiri saat dekat sama kita. Yang paling penting, saat menjalin hubungan dengan seseorang, perkecil ekspektasi kamu. Berharap aja sama semesta, bukan ke manusia, biar kamu enggak terlalu kecewa,” tambah Dimas Desperado.

Single “Ketika Kita Selagu” kini sudah tersedia di berbagai Digital Streaming Platform (DSP), termasuk Spotify dan Apple Music.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALBUM

SINGLE

OPINI

Iklan Negerimusik