MALANG — Nama baru di skena alternatif Malang, Her Dirty Floor, kembali menegaskan identitas musikal mereka lewat perilisan maxi single bertajuk “Plaything – Dissociate” pada 11 April 2026. Rilisan ini menjadi langkah lanjutan setelah perkenalan mereka melalui single debut “Flatline”, sekaligus membuka arah menuju album perdana yang tengah dipersiapkan.
Menghadirkan dua trek dengan pendekatan emosional yang intens, Her Dirty Floor mengeksplorasi sisi yang lebih gelap dan agresif dibandingkan rilisan sebelumnya. “Plaything” mengangkat dinamika polemik asmara masa muda—tentang relasi yang rapuh, tarik-ulur emosi, serta konflik yang kerap berujung pada luka. Sementara itu, “Dissociate” menyelami kondisi psikologis yang lebih dalam, menggambarkan seseorang yang berada di titik terendah dalam hidupnya, di tengah kebisingan pikiran yang tak lagi mampu dikendalikan.
Secara musikal, maxi single ini memperlihatkan perkembangan signifikan dalam eksplorasi sound mereka. Unsur shoegaze dan post-rock hadir lebih dominan, dipadukan dengan pendekatan yang lebih groovy tanpa kehilangan atmosfer gelap yang menjadi benang merah. Lapisan gitar yang tebal dan mengawang berpadu dengan ritme yang dinamis, menciptakan lanskap suara yang imersif sekaligus emosional.
Formasi Her Dirty Floor yang terdiri dari Ananta Putra (vokal), Muktiansyah Kurnia dan Dewa Rizky (gitar), serta Steven Gerrard (bass), menghadirkan karakter musikal yang solid dan berani dalam rilisan ini. Kedua lagu dalam “Plaything – Dissociate” tidak hanya berdiri sebagai karya terpisah, tetapi juga berfungsi sebagai pengantar menuju narasi yang lebih besar dalam album debut mereka mendatang.
Dengan pendekatan yang lebih matang dan eksploratif, Her Dirty Floor menempatkan diri sebagai salah satu nama baru yang patut diperhitungkan di lanskap alternatif/ambience rock Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar