Groovify Rilis “Menunggu Bersamamu”, Single Perdana Bertema Patah Hati yang Enerjik - negerimusik.com

Breaking

28/03/2026

Groovify Rilis “Menunggu Bersamamu”, Single Perdana Bertema Patah Hati yang Enerjik

 


Semarang — Di tengah banyaknya lagu patah hati yang memilih tenggelam dalam suasana muram, Groovify justru datang dengan pendekatan yang lebih ringan, segar, dan penuh warna. Lewat single perdana “Menunggu Bersamamu”, band pendatang baru asal Semarang ini mencoba membingkai luka asmara dengan cara yang tidak terlalu murung—bahkan cukup menyenangkan untuk dinikmati.

Dirilis pada 28 Maret 2026, “Menunggu Bersamamu” menjadi titik awal perjalanan resmi Groovify sebagai band dengan materi orisinal. Meski secara tema lagu ini masih bergerak di wilayah percintaan yang tak berbalas, cara penyampaiannya terasa cukup berbeda. Alih-alih menekankan nestapa, Groovify justru memilih menyalurkan rasa putus asa itu lewat aransemen yang fun, enerjik, dan terasa hangat.

Di sinilah kekuatan utama lagu ini berada.

Secara musikal, “Menunggu Bersamamu” memadukan nuansa jazz-pop dengan sentuhan city pop modern, menghasilkan karakter bunyi yang ringan namun tetap punya groove yang hidup. Pendekatan ini membuat lagunya terasa kontras dengan isi lirik—sebuah ironi yang justru menjadi daya tarik tersendiri. Ketika narasi di dalamnya berbicara tentang seseorang yang terus menunggu cinta yang tak kunjung datang, musiknya justru terdengar seperti ajakan untuk tetap tersenyum.

Pendekatan semacam ini mengingatkan pada bagaimana PREP atau Mariya Takeuchi membangun lagu-lagu bernuansa city pop yang cerah di permukaan, tetapi menyimpan lapisan emosi yang lebih dalam. Dalam konteks lokal, semangat serupa juga terasa dekat dengan gelombang musisi Indonesia yang beberapa tahun terakhir mulai akrab mengolah city pop sebagai medium nostalgia sekaligus ekspresi modern.

Bagi Groovify, pilihan musikal ini memang disengaja. Dana Laga, vokalis sekaligus penulis lirik, menyebut bahwa unsur city pop yang ceria dimasukkan untuk “menyamarkan” kesan putus asa yang sebenarnya cukup dominan dalam ceritanya. Hasilnya, “Menunggu Bersamamu” terasa seperti lagu tentang patah hati yang tidak ingin terlalu larut dalam kesedihan.

Dan itu justru membuatnya relevan.

Karena dalam banyak kasus, patah hati memang tidak selalu hadir dalam bentuk tangisan panjang atau luka yang dramatis. Kadang ia datang sebagai rutinitas yang tetap dijalani, sebagai senyum yang tetap dipasang, atau sebagai harapan kecil yang diam-diam belum benar-benar mati.

Sebagai band, Groovify sendiri lahir pada 19 Februari 2025. Formasi mereka diisi oleh Dana Laga (vokal), Adi Kurniawan (gitar), Wahyu Rilnanda (keyboard), Aqeela Razel (drum), Ivan Maulana (bass), Jamesha (perkusi), dan Tasya Sherin (vokal). Menariknya, band ini pada awalnya memang tidak dibentuk sebagai proyek rilisan serius, melainkan lebih sebagai band reguler untuk tampil di kafe, restoran, hingga event korporat.

Mereka sempat menjadi pengisi tetap di Ampitheater Awanncosta, POJ City, Semarang selama setahun, sekaligus cukup aktif mengisi berbagai panggung reguler dan pentas seni sepanjang 2025. Namun setelah cukup lama bermain di ruang cover song dan live entertainment, Groovify tampaknya mulai merasa perlu mengambil langkah yang lebih personal: membangun identitas melalui karya sendiri.

Keputusan untuk masuk studio rekaman pun menjadi titik balik penting.

“Menunggu Bersamamu” bukan hanya menjadi single debut, tetapi juga semacam deklarasi bahwa Groovify ingin bergerak lebih jauh dari sekadar band panggung. Ada upaya untuk membentuk karakter, memperkenalkan warna, dan menyiapkan fondasi menuju rilisan-rilisan berikutnya.

Memang, sebagai rilisan perdana, lagu ini masih terasa seperti perkenalan awal—belum sepenuhnya menunjukkan seberapa jauh potensi eksplorasi Groovify ke depan. Namun justru karena itu, “Menunggu Bersamamu” cukup berhasil sebagai pembuka: ia punya identitas, punya arah, dan yang terpenting, punya rasa.

Di tengah banyaknya debut yang terdengar terlalu aman atau terlalu generik, Groovify setidaknya sudah memulai dengan sesuatu yang cukup menyenangkan untuk diingat.

Dan jika single pertama ini menjadi petunjuk awal, Groovify tampaknya tidak ingin sekadar hadir. Mereka ingin benar-benar punya tempat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALBUM

SINGLE

OPINI

Iklan Negerimusik