SAHARSA Luncurkan single baru "Api dan Amarah" - Menyelami Kedalaman Emosi dan Kemarahan dengan Nuansa Rock Alternatif - negerimusik.com

Breaking

07/01/2026

SAHARSA Luncurkan single baru "Api dan Amarah" - Menyelami Kedalaman Emosi dan Kemarahan dengan Nuansa Rock Alternatif

 


SAHARSA telah meluncurkan single baru yang berjudul "Api dan Amarah" pada  tanggal 26 Desember 2025. Sebuah lagu yang menceritakan tentang emosi dan amarah dari si  penulis selama menjalani karirnya dalam dunia permusikan. Dimana seringkali cacian dan  makian yang ia terima selama ini telah berhasil menyulut api dan membangkitkan amarah  dalam hatinya. lagu ini sarat dengan lirik yang sangat kemarahan dan kemurkaan dengan riff-riff emosial di dalamnya. "Api dan Amarah" telah tersedia di berbagai digital streaming  platform seperti Spotify, Apple Music, You Tube, dan lain - lain.

Single "Api dan Amarah" terbentuk dengan tema emosi dan kemarahan. Awal  terbentuknya lagu ini dilatarbelakangi oleh kemarahan para personil kepada orang - orang  luar yang selalu mencela, mencaci, dan memaki mereka secara personal, tidak lagi objektif.  Dengan berjalannya waktu, hinaan dari luar telah membuat telinga para personil muak dan  kini mereka tidak bisa tinggal diam. Para personil berinisiasi menuangkan kemarahan dan  kemurkaan mereka ke dalam lirik sebuah lagu yang dibungkus dengan nuansa Rock  Alternatif yang di dalamnya penuh dengan riff yang mewakilkan kemarahan mereka. Lagu  ini sangat penting bagi para personil SAHARSA dan siapapun pendengarnya karena ketika  kita tidak lagi mampu untuk membendung hinaan dari luar maka kita harus tetap berdiri dan  semakin produktif agar mereka tahu bahwa hinaan mereka tidak berarti apa - apa bagi kita. 

Setelah sukses dengan Album pertamanya "Resonansi Ayat 1" SAHARSA tidak lekas  terlepas dari respon - respon negatif dari luar. Tapi dengan kutipan lirik dalam lagu ini "Hey  kan kuguncang dunia dengan tanganku, Hey dan saksikanlah kemenanganku..." SAHARSA  mengajak kita tetap berdiri dan membuktikan kepada mereka bahwa kita adalah  pemenangnya. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar