Jakarta, 4 Mei 2026 — Penyanyi sekaligus kreator konten Mindy Sabrina resmi membuka babak baru dalam karier musikalnya lewat single orisinal perdana berjudul “SHE DEVIL”. Rilisan ini menandai pergeseran signifikan dari warna musik sebelumnya yang identik dengan jazz dan Japanese city pop, menuju arah yang lebih gelap, teatrikal, dan atmosferik.
Lewat “SHE DEVIL”, Mindy tidak sekadar menawarkan lagu, tetapi membangun sebuah narasi tentang agensi dan kekuatan perempuan. Terinspirasi dari literatur dark romance serta film klasik seperti Bram Stoker's Dracula, lagu ini mengeksplorasi dinamika relasi di mana perempuan memegang kendali penuh atas hasrat dan pilihan.
“Aku memilih judul ‘SHE DEVIL’ karena ia merepresentasikan perempuan yang sering dilabeli sebagai sumber godaan. Alih-alih menolak, ia justru memeluk identitas itu dan mengubahnya menjadi kekuatan,” ujar Mindy.
Secara musikal, “SHE DEVIL” bergerak di ranah cinematic dark pop dengan lapisan produksi yang berat dan atmosferik. Mindy menggandeng produser JVSAN untuk membangun fondasi musik yang berbeda dari karya-karya sebelumnya. Proses kreatifnya pun tidak mudah—melodi lagu ini baru menemukan bentuknya di tengah kebuntuan, pada dini hari.
Kolaborasi ini juga diperkuat oleh kontribusi gitar dari Mas Adi yang menghadirkan nuansa alternative metal, terinspirasi dari band seperti Sleep Token. Sementara itu, elemen naratif diperkuat melalui pengisi suara Billy (Billy Yandere Cyrus), yang mengisi bagian intro dan outro dengan tone dramatis.
Seluruh elemen produksi kemudian disempurnakan oleh Ecang dalam proses mixing dan mastering, menghasilkan lanskap suara yang megah sekaligus intim.
Tidak hanya dari sisi audio, “SHE DEVIL” juga hadir dengan konsep visual yang kuat. Video musiknya digarap dengan pendekatan sinematik bergaya era 1980-an, menampilkan tekstur grainy dan dominasi warna merah yang kontras. Inspirasi visual diambil dari pementasan teater klasik seperti Dracula versi panggung karya Hamilton Deane.
Beberapa elemen simbolik seperti tarian waltz hingga ritual penobatan ksatria turut memperkuat narasi visual. Mindy bahkan terlibat langsung dalam proses makeup, dengan referensi karakter seperti Carmilla dan Lilith untuk membangun aura dark femininity.
Meski menjadi debut orisinal, “SHE DEVIL” terasa seperti pernyataan identitas yang matang. Mindy menyebut rilisan ini sebagai refleksi paling jujur dari dirinya saat ini—menggabungkan ketertarikan pada musik metal, scoring film klasik, hingga elemen Gregorian chants.
Ia juga memastikan bahwa proyek ini hanyalah permulaan. Saat ini, Mindy tengah mempersiapkan materi untuk album penuh yang akan memperluas semesta artistiknya.
“Aku sudah merencanakan langkah selanjutnya bahkan sebelum lagu ini rilis,” ungkapnya.
Dengan pendekatan yang kuat secara konsep, musikalitas, dan visual, “SHE DEVIL” menegaskan posisi Mindy Sabrina bukan hanya sebagai penyanyi, tetapi sebagai kreator dengan visi artistik yang utuh. Single ini kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar