Penyanyi solo Stevan Pasaribu kembali merilis karya terbaru berjudul “Lama Tak Bermalam Minggu”. Lagu ini menangkap potret kehidupan banyak orang dewasa hari ini: tenggelam dalam rutinitas, sibuk bekerja, namun diam-diam menyimpan rasa sepi yang jarang diungkapkan.
“Lama Tak Bermalam Minggu” bercerita tentang seseorang yang menjalani hari-harinya dengan pola yang berulang — berangkat pagi, pulang larut malam, lalu kembali ke rumah tanpa ada yang menunggu. Rutinitas tersebut perlahan menghadirkan rasa kosong, sekaligus harapan sederhana tentang bagaimana rasanya memiliki seseorang yang menyambut kepulangan.
Dalam proses produksinya, Stevan bekerja sama dengan Kennel Music yang berbasis di Stockholm. Kolaborasi ini menghadirkan warna musik yang lebih segar, dipadukan dengan beberapa potongan lirik berbahasa Inggris yang memperkuat nuansa emosional lagu.
Video musik “Lama Tak Bermalam Minggu” turut mempertegas cerita yang dibangun dalam lagu. Visualnya menggambarkan keseharian seorang pria yang terjebak dalam rutinitas tanpa jeda, hingga suatu hari bertemu dengan seorang perempuan yang perlahan mengubah suasana hidupnya. Dari pertemuan sederhana itu, muncul harapan baru yang menghadirkan kembali rasa hangat dan keinginan untuk dicintai.
Lewat lagu ini, Stevan Pasaribu ingin menyampaikan bahwa kesendirian adalah hal yang juga dirasakan banyak orang. Tidak apa-apa jika hari ini belum memiliki pasangan, karena setiap orang punya waktunya masing-masing.
“Lama Tak Bermalam Minggu” resmi dirilis di seluruh platform musik digital pada 6 Mei 2026.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar