PSDBK XVI 2018: Kenalkan Budaya Dayak di Daerah Istimewa Yogyakarta - negerimusik.com

Breaking

Minggu, 23 Desember 2018

PSDBK XVI 2018: Kenalkan Budaya Dayak di Daerah Istimewa Yogyakarta


Pesta Seni dan Budaya Dayak Se-Kalimantan sukses digelar Kamis hingga sabtu 22-24 November 2018 di Yogyakarta.

Dari Graha Instiper, Sleman Yogyakarta gelaran tahunan ini dilaksanakan selama 3 hari, berbagai rangkaian acara telah sukses digelar seperti perlombaan lagu daerah, tari kreasi, permainan rakyat menyumpit, gasing, menampi beras, menangkap babi, serta atraksi budaya dayak, musik, tari, serta pameran berbentuk stan perwakilan dari berbagai forum mahasiswa, talk show dan seminar budaya.

Acara ini diikuti oleh lintas kelompok, generasi muda (mahasiswa) asal Kalimantan yang tersebar di Yogyakarta dan sekitarnya yang kemudian menjadi forum-forum yang mewakili daerah Kabupaten dan Provinsi asalnya masing-masing.

Panitia penyelenggara Tahun ini merupakan Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Kristiani Sintang (FKPMKS) Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, dan menghadirkan beberapa pengisi acara yang juga perwakilan dari forum mahasiswa berbagai daerah asal Kalimantan seperti Daniel Nuhan, Taman Budaya Pontianak, Sanggar Riak Kapuas Kapuas Hulu, Sanggar Lunuk Ramba Kalteng, HMJ Etnomusilogi ISI YK, dan Gangsal Dance.

Bonifasius Asvian, salah satu penikmat gelaran tahunan ini juga juga sangat senang karena ada ide-ide baru yang lahir tahun ini, “Saya tertarik dengan Lomba menyanyi lagu daera dan menangkap Babi, tahun sebelumnya belum ada”, ucapnya.

Winarti Esti Nanda, salah satu peserta gelaran ini berharap event ini nantinya menjadi barometer bagi siapa saja khususnya generasi muda yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya yang ingin tahu, dan sama-sama ingin belajar mengenai kebudayaan Kalimantan.

“Semoga PSBDK terus berkelanjutan semakin berkembang dengan ide-ide baru nantinya, mudah-mudahan lebih dikenal dan menarik banyak apresiator baik itu mahasiswa asal Kalimantan atau khalayak umum”, terangnya, kamis (22/11/2018).

Keseluruhannya acara ini tidak terlalu berbeda dari sebelumnya, hanya beberapa perubahan, seperti pada PSDBK tahun ini lokasi acara berbeda dari tahun sebelumnya, juga terdapat rangkaian acara yang bisa dikatakan baru, seperti lomba menyanyi lagu daerah dan lomba menangkap babi.

Kalau sebelumnya dilaksanakan di area gedung dan halaman Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri UGM, sedang tahun ini di Graha Instiper”, ucap salah satu perwakilan panitia.

Kedepannya event tahunan ini diharapkan selalu hadir ditengah-tengah mahasiswa rantau yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya, selain menjadi ajang promosi budaya dayak, Kalimantan, juga menjadi ajang kumpul yang baik bagi generasi muda Kalimantan untuk sama-sama bergerak dalam pelestarian budaya dayak, Kalimantan.

Galeri Foto PSBDK 2018
Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Kristiani Sintang (FKPMKS), 2018








Kontributor: Vigil Kristologus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar