Sarang Semut: Creative Space Pertama di Kota Kediri Milik Band Semut Semut Merayap - negerimusik.com

Breaking

Jumat, 01 November 2019

Sarang Semut: Creative Space Pertama di Kota Kediri Milik Band Semut Semut Merayap

Setelah sukses merilis single “Kediriku”, Semut Semut Merayap (SSM) kembali menyuguhkan sesuatu di bulan Oktober 2019 ini. Kali ini unit ska tersebut tidak merilis karya musik, tetapi meresmikan sebuah ruang kreatif bernama Sarang Semut Creative Space. Creative Space pertama di kota Kediri ini diresmikan melalui sebuah launching party yang diadakan pada tanggal 27 Oktober 2019.

Launching creative space Sarang Semut
photo by. @hayalvinn

Sesuai namanya, Creative Space bernama Sarang Semut ini adalah sebuah “ruang bermain” untuk segala hal kreatif. Di dalamnya ada studio rekaman, studio fotografi & desain, dan warung kopi yang juga bisa digunakan sebagai tempat diskusi atau sekadar bercengkrama bersama teman. “Ide awalnya memang pingin membuka warung kopi. Ternyata gagasanku disambut baik dan dikembangkan sama anak-anak. Jadilah Sarang Semut ini,” ungkap  M. Ilham, percussionist dari band ini.
Ya, berdirinya Sarang Semut ini adalah salah satu mimpi dari SSM sendiri. Sudah sejak lama mereka ingin memiliki sebuah tempat untuk menjadi basecamp sekaligus memfasilitasi berbagai ide kreatif, baik dari keluarga besar SSM sendiri maupun insan lain, khususnya di kota Kediri. “Yang jelas, Sarang Semut adalah ruang terbuka untuk teman-teman. Semua boleh dan bebas berkreasi di sini,” lanjut Ilham yang juga akrab disapa Lahom ini.

Launching creative space Sarang Semut
photo by. @hayalvinn

Ke depannya, Sarang Semut bisa difungsikan sebagai distro merchandise, event-event seperti pameran, hingga venue untuk gigs akustik yang intim. SSM juga sedang mengumpulkan berbagai buku untuk membangun sebuah perpustakaan kecil di dalamnya. Untuk informasi dan kabar-kabari ruang kreatif ini, silahkan mengikuti @sarangsemut_creativespace pada kanal Instagram atau langsung datang ke Jl. Dr. Suharjo IV, Tamanan, Kediri.




[PR] KMPL
[Editor] Fajar Sandy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar