Out Now! Rilisan Anyar Band Tautuo, 'Menarang' - negerimusik.com

Breaking

Rabu, 17 Juli 2019

Out Now! Rilisan Anyar Band Tautuo, 'Menarang'


Tautuo adalah band instrumental rock yang berasal dari Bandung/Makassar. Tautuo dibentuk oleh Ukka Manyala (gitar), Ari (bass/keyboard) dan Gilang Dhafir (drum), yang telah sepakat mengusung warna musik dengan dilatar belakangi musik yang berbeda, sebut saja post rock, dark rock, pop dan death metal.

TAUTUO dibentuk pada tahun 2018 dari pertemanan Ukka Manyala dan Ari. Saat band mereka bubar di tahun 2017, Ukkamanyala dan Ari tetap konsisten menulis materi untuk lagu baru. Mereka membentuk sebuah band dengan konsep yang berbeda dari band mereka sebelumnya. Untuk menambah lebih banyak variasi dan eksplorasi di konsep usungan mereka,  Gilang pun diajak untuk mengisi posisi beatmaker (drummer) dan memulai untuk memasuki proses pengerjaan lagu.

Tautuo menyusun komposisi musiknya secara progresif berupa banyak perubahan pattern dengan nuansa atmospheric instrumental, perpaduan riff gitar clean dan riff gitar berdistorsi yang berat dan gelap suara bass berkarakter dirty yang intens lalu beradu dengan beat drum yang khas dengan nuansa metal.

Dengan bantuan Juang Manyala, Fadly M.K, Khaeril Damis serta Prolog Art Building Studio, TAUTUO hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan untuk melakukan produksi dan merekam EP perdana meraka.

Single Pertama mereka berjudul "Manarang" juga sudah bisa didengar dalam platform digital favorit anda seperti Apple Music dan Spotify.

Manarang adalah salah satu poin penting dari empat filosofi "TAU" suku toraja, artinya adalah kepandaian. yang dimaksudkan suku Toraja dalam poin ini adalah bagaimana manusia sudah selayaknya menjadi pandai dalam kehidupan, pandai dalam bersikap, pandai menyelesaikan sebuah permasalahan juga dalam mengambil keputusan.

Tautuo mencoba menginterpretasikan hal tersebut kedalam sebuah komposisi musik yang padat nangl gelap dan sinematis, cara Tautuo memandang poin Manarang dalam lagu mereka bisa dirasa cukup berbeda dari pemaknaan kepandaian yang dimaksud suku Toraja yang disebutkan sebelumnya  Tautuo dalam single pertama ini lebih memilih untuk mendalami filosopi manarang tidak langsung keoada kata keoandaian secara harafiah itu sendiri, namun lebih condong pada proses pencapaian "manarang", yang pada hakikatnya setiap makhluk harus belajar, mencari tahu, bertualang, berdoa, dan yakin hingga akhirnya bisa berada pada titik yang disebut "manarang".

Tautuo mantap Menyerukan 'Manarang' dengan aransemen pembuka  bernuansa sparkling sound gitar yang clean serta bersambut tremolo layered reverb guitar dengan progresi chord yang bernuansa gelap layaknya progresi yg seringkali digunakan oleh band black metal.

Sebelumnya lagu ini dimulai dengan tenang, namun semakin jauh durasi tempuh lagu ini menanjakkan emosinya menjadi lebih galak lagi, seakan berusaha mengingatkan dengan keras bahwa banyak sekali sesuatu yang harus dilakukan untuk mencapai manarang, benar saja sampai di akhir lagu pikiran pendengar bisa dibentuk seperti berada di beberapa adegan perasaan dan suasana, seperti suasana bersyukur dan berdoa, perasaan yang tenang karena telah mencapai 'manarang'.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar