Rilis Single 'Anyar' Dalam Bentuk MV, B.E.N.D.O.T Seperti Lahir Kembali! - negerimusik.com

Breaking

Sabtu, 16 November 2019

Rilis Single 'Anyar' Dalam Bentuk MV, B.E.N.D.O.T Seperti Lahir Kembali!

Setelah lama tertidur, B.E.N.D.O.T rapper yang eksis dengan lagu-lagunya yang berlirik bahasa jawa timur-an ini akan mengajak para koleganya untuk “Ngetong Duwek”, dalam bahasa Indonesia menghitung uang.

B.E.N.D.O.T [artwork]
"Ngetong Duwek" Tour

Setelah sukses dengan single andalannya seperti Cipokan (Rujakan Lambe), Bronpit beberapa tahun lalu, kini B.E.N.D.O.T kembali dengan karya terbarunya.

Melalui single terbarunya yang bertajuk “Ngetong Duwek” yang dalam bahasa Indonesia artinya menghitung uang, tahun ini B.E.N.D.O.T kembali menunjukkan eksistensinya sebagai rapper jowo kelas teri dengan merilis single dan videoklip yang akan diputar di berbagai kota sebelum di publish di kanal digital. “Ya salah satu tujuannya sih untuk kembali jalin silahturahmi dengan temen-temen komunitas di kota lain. Yang juga pengen ngasih info kalau B.E.N.D.O.T masih ada” papar B.E.N.D.O.T.

Eksistensi B.E.N.D.O.T yang lirik lagunya selalu nyeleneh, mudah dipahami karena menggunakan bahasa sehari-hari, masih bertahan hingga saat ini. Melalui singlenya ini, lirik B.E.N.D.O.T masih tetap seperti karakternya sejak dulu. ”liriknya tetep nyeleneh, tapi di single ini aku pengen ngasih pesan yang ringan-ringan dulu seperti: kita di dunia ini harus saling berbagi, saling membagi kebahagiaan antar sesama, terus juga mengingatkan budaya antri. Kayak gitu-gitu sih nyelipin pesan-pesannya” ujar B.E.N.D.O.T.

“Kalau pendewasaan lirik sih ada, mulai menyindir koruptor, tapi intinya disitu aku pengen menambah rasa cinta pada Indonesia dengan sindiran itu”, tambahnya.

Rencananya, single dan videoklip B.E.N.D.O.T yang bertajuk “Ngetong Duwek” ini akan diputar di berbagai kota di Jawa Timur seperti Malang, Surabaya, Nganjuk, Blitar, Tulungagung, Ponorogo dan tentunya di kota kelahirannya sendiri yaitu Pasuruan.



[youtube] bendot

---------------------
[PR] Michelle Brily
[Editor] Fajar Sandy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar